Jumat, 04 November 2011

TUGAS EKONOMI MANAJERIAL


TUGAS EKONOMI MANAJERIAL

ESTIMASI PERMINTAAN MASA YANG AKAN DATANG

Estimasi permintaan merupakan kegiatan memperkirakan jumlah permintaan konsumen terhadap barang atau jasa dimasa yang akan datang berdasarkan data atau keadaan masa lalu dan saat ini. Dalam melakukan estimasi permintaan konsumen, metode yang sering digunakan, anarata lain:

  1. Customer  Survey à suatu metode yang digunakan untuk mengetahui sikap dan persepsi para pelanggan dengan cara wawancara secara langsung atau memberikan questioner yang sudah dipersiapkan terlebih dahulu. Kelemahan dari metode ini, antara lain: biaya relative mahal (besar), dan hasil survey tidak realistic karena konsumen tidak memberkan jawaban yang akurat (ditutupi kekurangan mereka).
  2. Metode Observasi à suatu metode yang digunakan untuk mengetahui perilaku konsumen /pelanggan dengan cara pengamatan yang dilakukan oleh salesman (ditugaskan oleh manager perusahaan). Kelemahan dari metode ini adalah hasil dari sering kali tidak memberikan gamabarn yang objektif dari konsumen, tapi gambaran justru subyektif  dari salesman.
  3. Metode Market Experiment à suatu cara untuk membuat estimasi permintaan dengan malakukan uji coba dapa segmen pasar tertentu. Uji coba ini dilakukan dengan memberikan perlakukan tertentu terhadap factor –factor yang mempengaruhi permintaan.

Metode estimasi permintaan konsumen  yang ada diatas merupakan beberapa metode estimasi yang bersifat kualitatif direktif, artinya metode yang mengunakan data yang sacara langsung diperoleh dari konsumen untuk mengestimasi permintaan mendatang dengan mengunakan analisis secara kualitatif. Agara hasil analisis ini bersifat mendalam kita harus membubuhinya dengan analisis kuantitatif. Analisis kuantitatif yang sering digunakan  adalah analisis Regresi. Metode Regresi adalah metode statistik untuk mencari besarnya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat.variabel bebas antara lain: harga barang tersebut dan barang lain; pendapatan konsumen; selera konsumen dan lain –lain. Varibel terikatnya adalah permintaan atas barang/ jasa itu sendiri. Analisis Regresi ini terdapata dua macam yaitu: analisi regresi sederhana dan berganda.
Dalam analisis regresi sederhana persamaan dapat dirumuskan dengan Y = a + bX,dimana:

b = ∑(Xt-X)(Yt-Y)
            ∑(Xt-X)2
a = Y - bX

Contoh kita mendapatkan data regresi antara jumlah barang yang diminta dengan konsumen dalam unit (Y) dan pendapatan konsumen (X), seperti data dibawah ini :
tahun ke-
pendapatan konsumen
jumlah permintaan

X
Y
1
10
44
2
9
40
3
11
42
4
12
46
5
11
48
6
12
52
7
13
54
8
13
58
9
14
56
10
15
60

120
500


Untuk memenuhi koefisien dan konstanta persamaan tersebut kita harus menghitung (Xt-X); (Yt-Y); (Xt-X) (Yt-Y); (Xt-X)2; Y dan X. pada tabel dibawah ini kita mendapat kan perhitungan estimasi garis regresi.
tahun ke-
pendapatan konsumen
X
jumlah permintaan
Y
Xt-X
Yt-Y
(Xt-X)(Yt-Y)
(Xt-X)2
1
10
44
-2
-6
12
4
2
9
40
-3
-10
30
9
3
11
42
-1
-8
8
1
4
12
46
0
-4
0
0
5
11
48
-1
-2
2
1
6
12
52
0
2
0
0
7
13
54
1
4
4
1
8
13
58
1
8
8
1
9
14
56
2
6
12
4
10
15
60
3
10
30
9

120
500

106
30

 Dari tabel di atas diketahui bahwa:
n = 10              ∑ Xt = 120       ∑Yt = 500        ∑X = 120 / 10 = 12      ∑Y = 500 / 10 = 50
∑(Xt-X)2 = 30               ∑(Xt-X)(Yt-Y) = 106
sehingga dapat dihitung besartnya a dan b yang diestimasi  yaitu:
b = 106 / 30 = 3,533                            a = 50 – (3,533)(12) = 7,6
dan diperoleh persamaan garis regresi sebagai berikut:
Yt = 7,6 + 3,533 Xt
Interperstasi persamaan garis regresi diatas adalah sebagai berikut:
  1. Konstanta a sebesar 7,6 artinya jika pendapatan konsumen sebesar 0 maka jumlah barang yang diminta konsumen sebesar 7,6 unit
  2. Koefisien regresi b sebesar 3,533 artinya jika pendapatan konsumen naik sebesar 100% maka jumlah barang  yang diminta akan naik sebesar 353,3%\
Agar analisis tersebut mendapatkan hasil yang mempunyai tingkat kepercayaan maka kita juga harus menguji persamaan tersebut dengan uji signifikansi (makna).

Langkah – langkah Uji signifikansi :
  • Mula –mula kita mencari besarnya simpangan baku b dengan rumus


 

Sb =           ∑(Yt-Ŷ)2
            (n - k) ∑(Xt-X)2

  • Sb pada persamaan Yt = 7,6 + 3,533 Xt adalah
           
Sb =         65,4830
               (10-2) (30)

Sb =   0,52
  • Uji T ;               t = b / Sb = 3,533 / 0.52 =
t = b / Sb = 6, 79
selanjutnya kita bandingkan antara perhitungan t satatistik diatas dengan tabel yang merupakan nilai kritis dari kuve distribusi t. Nilai t tabel dapat dicari dari tabel distribusi t dengan n-k = 2 dengan tingkat keyakinan 95% (a=0,05). Jika kita menggunakan 2 sisi karena t-= 6,79 lebih besar dari nilai t tabel = 2.306 pada tingkat kepercayaan 95% dengan df = 8 maka htptesisi nol ditolak dan menerima alternatif hipotesis tersebut dan berarti bahwa variable X (pendapatan konsumen) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Y( jumlah banrang yang diminta konsumen)pada tingkat keyakinan 95%.

REFERENSI : WWW.GOOGLE.COM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar